BRMP Jambi Perkuat Koordinasi Pengawalan Swasembada Pangan Provinsi
KOTA JAMBI – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menggelar Rapat Koordinasi Swasembada Pangan Provinsi Jambi di Aula Agromodern BRMP Jambi, Kamis (5/3). Kegiatan ini dihadiri Tenaga Ahli Menteri Bidang Teknologi dan Inovasi Pengelolaan Irigasi Hendri Sosiawan, Kepala BRMP Jambi Yunimar, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor Yoyon Haryanto, serta perwakilan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan instansi terkait. Rapat tersebut menjadi forum koordinasi untuk memperkuat sinergi dalam mendukung percepatan program swasembada pangan di Provinsi Jambi.
Kepala BRMP Jambi Yunimar menyampaikan bahwa produksi beras Provinsi Jambi pada 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sehingga turut menurunkan selisih antara produksi dan kebutuhan beras daerah. Dalam forum tersebut juga dipaparkan perkembangan capaian Luas Tambah Tanam (LTT) 2026, realisasi serapan gabah dan beras oleh Bulog, serta perkembangan kegiatan cetak sawah hingga awal Maret 2026. Yunimar menekankan pentingnya konsistensi pelaporan data serta koordinasi antara pemerintah daerah dan penyuluh dalam pemanfaatan sistem pelaporan seperti aplikasi e-Pusluh.
Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Hendri Sosiawan menegaskan bahwa perubahan status kelembagaan BRMP menjadi eselon II B semakin memperkuat peran lembaga tersebut sebagai ujung tombak pelaksanaan program Kementerian Pertanian di daerah. “Keberhasilan swasembada pangan merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pertanian dari pusat hingga daerah, dan tantangan berikutnya adalah menjaga keberlanjutan capaian tersebut,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa pemerintah mendorong peningkatan ekspor komoditas pertanian serta penguatan hilirisasi sektor perkebunan dan peternakan guna meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk pertanian nasional. (HA)